Terms of Photo Products

Syarat Mengunggah Foto Produk di Situs A-Shop

Bagi onlineshop, foto merupakan hal yang sangat penting dan menentukan. Hasil foto yang bagus juga menentukan kelarisan dari produk yang anda jual. Oleh karena itu, A-Shop memiliki beberapa ketentuan bagi anda (seller) yang hendak berjualan dan mengunggah foto produk anda. Berikut ini beberapa hal yang harus anda perhatikan:

Brightness & Contrast
Pencahayaan merupakan penentu utama bagus atau tidaknya hasil foto yang kita ambil. Semakin baik pencahayaan, semakin bagus pula foto yang dihasilkan. Gunakanlah pencahayaan alami dari sinar matahari untuk foto-foto outdoor. Dan gunakanlah pencahayaan tambahan apabila mengambil foto di dalam ruangan. Foto produk harus cerah, jadi anda harus mengatur Brightness & Contrast foto anda supaya tidak gelap.

Contoh foto outdoor



Contoh foto indoor




Tonjolkan Produk Dengan Menggunakan Background Polos Berwarna Netral

Selama ini mungkin anda menganggap semakin ramai background foto dan semakin banyak hiasan dalam foto produk, maka akan semakin menarik pula hasilnya. Tapi anggapan itu salah besar. Justru sebaliknya, semakin ramai background foto dan banyak hiasan, hanya akan membuat calon pembeli yang melihat foto tersebut tidak fokus pada produk utama yang anda jual.


Oleh karena itu, sebaiknya gunakan background foto yang polos dan berwarna netral seperti putih. Jika ingin menambahkan aksesoris pemanis, cukup gunakan seperlunya. Dengan begitu, saat melihat foto produk yang terpajang di toko online-mu, mata calon pembeli akan langsung tertuju pada produk yang kamu jual, bukan pada hiasan pendukung ataupun background foto yang digunakan.

Contoh foto dengan background netral


Ambil foto dari beberapa angle

Agar calon pembeli bisa lebih mengenali produk yang diinginkan, akan lebih baik jika anda meng-upload foto yang diambil dari beberapa angle. Misalkan dari depan, belakang, samping, dengan posisi dibentang dan jangan lupa pula untuk mengambil foto yang memperlihatkan detail produk tersebut.





Foto Dengan Menggunakan Model

Khusus untuk produk fashion, penggunaan model saat mengambil foto produk dapat menjadi daya tarik tersendiri. Produk fashion yang terlihat begitu pas di tubuh sang model, pastinya akan membuat produk yang anda jual terlihat lebih menarik.

Anda tidak perlu membayar model papan atas, cukup dengan meminta bantuan teman ataupun saudara untuk menjadi model dadakan atau bisa menggunakan manekin. Produk yang difoto dengan memakai model akan terlihat lebih professional dan memberikan gambaran bagi calon pembeli bagaimana saat barang tersebut dipakai.

Contoh foto dengan menggunakan model


Ukuran Foto

Hasil jepretan dari kamera biasanya memiliki ukuran yang besar, apalagi saat menggunakan kamera dslr bisa sampai 4608 x 3072 pixel. Padahal untuk website A-Shop anda hanya butuh 1280 x 800 pixel, atau maksimal 2MB/foto saja. Jadi kecilkan terlebih dahulu ukuran foto produk anda untuk mengurangi berat file.

Edit Seperlunya
Setelah anda mendapatkan foto yang anda inginkan, langkah terakhir yang bisa anda lakukan adalah mengedit foto yang sudah bagus sehingga menjadi lebih bagus lagi, atau menambahkan watermark agar foto anda tidak dicuri oleh orang lain begitu saja.

Tapi, edit seperlunya saja. Jangan melakukan edit yang berlebihan sehingga bentuk dan warna produk yang ada di foto berubah dari yang sebenarnya. Biasanya kamu hanya perlu mengubah sedikit brightness dan contrast, cropping, dan mengkompres ukuran file fotonya. Sebaiknya jangan melakukan edit di luar dari itu.

Kemudian, untuk watermark dan semacamnya, sekali lagi, jangan berlebihan. Satu logo kecil transparan di bagian sudut foto sudah lebih dari cukup untuk memberikan identitas dan kepemilikan pada fotomu. Jika kamu memasang watermark di tengah-tengah foto sehingga menimpa produknya, atau di seluruh foto, calon pembeli yang melihatnya akan merasa terganggu dan tidak bisa fokus melihat produk yang ada di dalam foto. Prinsip utamanya sederhana: jangan sampai watermark yang kamu pasang menutupi produk yang ada di foto dan lebih menonjol hingga mengalihkan fokus calon pembeli dari produk yang ada di foto.